Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Peta Kota Perbaungan dan Sejarahnya

Rabu, 03 Juli 2013

Editing by Martin Juanda
Pemerintah Kecamatan Perbaungan mempunyai sejarah tersendiri seiring dengan perkembangan Negara Republik Indonesia. Perbaungan sebagai suatu wilayah pemerintahan sejak masa pemerintahan melalui masa-masa perkembangan pemerintah sejak masa Pemerintahan Belanda, Pemerintahan Jepang dan di masa Pemerintahan Indonesia itu sendiri.
Untuk penjelasan lebih lanjut dapat dibedakan atas 5 (lima) tahap perkembangan sebagi berikut:
      1. Masa Kesultanan Serdang (sejak zaman Belanda hingga tahun 1942)
      2. Masa Pemerintahan Jepang (tahun 1942 s/d tahun 1945)
      3. Masa Pemerintahan Republik Indonesia (tahun 1945 s/d 27 Juli 1947)
      4. Masa Pemerintahan Negara Sumatera Timur (NST) yaitu (tanggal 28 Juli 1947 s/d 31 Desember 1949)
      5. Masa Pemerintahan Negara Kesatuan RI (tanggal 1 Januari 1950 s/d sekarang)

Untuk lebih jelasnya lagi :

1. Masa Kesultanan Serdang (sejak zaman Belanda hingga tahun 1942)
Nama Wilayah           :     Luhak Perbaungan, dengan wilayah Kecamatan Perbaungan + Kecamatan Pantai cermin
Ibukota                     :     Perbaungan
Kepala Wilayah         :     Kepala Luhak Perbaungan (Tengku Mhd. Hanif dengan panggilan Tengku Pangeran / Het Hoofd Van Perbaungan)

2. Masa Pemerintahan Jepang (tahun 1942 s/d tahun 1945)
Nama Wilayah                 :     Luhak Perbaungan, dengan wilayah Kecamatan Perbaungan + Kecamatan Pantai cermin
Ibukota                           :     Perbaungan
Kepala Wilayah               :     Kepala Luhak Perbaungan (Tengku Attailah / Het Hoofd Van Perbaungan)

3. Masa Pemerintahan Republik Indonesia (tahun 1945 s/d 27 Juli 1947)
Nama Wilayah           :     Kecamatan Perbaungan
Wilayah                     :     Kecamatan Perbaungan
Ibukota                     :     Perbaungan
Kepala Wilayah         :     Kepala Luhak NRI (Tengku Nasrun)
Pada masa ini terjadi perubahan nama dari Luhak Negara RI Perbaungan berubah menjadi Kecamatan Perbaungan dengan kepala wilayah camat berturut-turut sebagai berikut :
      1. Kocik Muhammad Said
      2. Amiraden
      3. Bustami
Setelah Agresi Militer Belanda ke I pada tanggal 28 Juli 1947, maka Kecamatan Perbaungan menjadi daerah pendudukan Belanda.

4. Masa Pemerintahan Negara Sumatera Timur (NST) yaitu (tanggal 28 Juli 1947 s/d 31 Desember 1949)
Setelah terbentuknya Pemerintahan Negara Sumatera Timur (NST) maka nama Kecamatan Perbaungan berubah menjadi :
Nama Wilayah           :     Districk Perbaungan
Wilayah                     :     Kecamatan Perbaungan + Kecamatan Pantai Cermin
Ibukota                     :     Perbaungan
Kepala Wilayah         :     Districk Hoofd Van Perbaungan dijabat oleh :
  1. Sauti  (±3 bulan)
  2. Tengku Attailah s/d 31 Desember 1949

5. Masa Pemerintahan Negara Kesatuan RI (tanggal 1 Januari 1950 s/d sekarang)
Setelah dilikuidasi seluruh negara bagian yang masuk kedalam Negara Republik Indonesia Serikat (RIS) termasuk Negara Sumatera Timur dan Negara Republik Indonesia pada tanggal 1 Januari 1950, maka Districk Perbaungan kembali berubah sebagai berikut :
Nama Wilayah           :     Kecamatan Perbaungan (dan Kecamatan Pantai Cermin berdiri sendiri)
Wilayah                     :     Kecamatan Perbaungan
Ibukota                     :     Perbaungan

Perubahan perkembangan negara berdampak atas perkembangan daerah-daerah hingga pada sampai kecamatan, hal ini mengakibatkan terjadinya pemekaran Kecamatan Perbaungan menjadi 2 (dua) kecamatan yaitu :
  1. Kecamatan Perbaungan (kecamatan induk, terdiri dari  28 desa.kelurahan)
  2. Kecamatan Pegajahan (kecamatan pemekaran, terdiri dari 13 desa)
Hal ini telah dicatat dalam lembaran negara sejak bulan Januari 2007.

Sumber : Kecamatan Perbaungan Dalam Angka. Badan Pusat Statistik Kabupaten Serdang Bedagai.


 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Kementerian Desain Kecamatan Perbaungan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger